Cara Perpanjang SIM, Melalui Sistem Online

Cara Perpanjang SIM, Melalui Sistem Online

Perpanjang SIM Online
Perpanjang SIM Online

Untuk menghidari penumpukan massa dan jumlah antrean di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas). Polda Metro Jaya menghimbau agar pemilik SIM memanfaatkan layanan daring atau online.

Pembukaan layanan perpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) di sejumlah kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas), menimbulkan antrian yang sangat panjang lantaran mendapat animo besar dari masyarakat.

Pasalnya, lantaran semenjak pertengahan bulan Maret 2020, layanan perpanjangan SIM ditutup, akibat Pandemi Virus Korona. Pemegang SIM khawatir tidak bisa melakukan perpanjangan.

“Dibandingkan dengan pekan lalu, memang antreannya mulai berkurang. Tapi diingatkan kembali bahwa jangan terburu-buru karena bagi pemilik SIM yang habis masa berlaku pada 17 Maret sampai 29 Mei diberikan dispensasi hingga 31 Agustus 2020,” ucap Kepala Bidang Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (10 Juni 2020)

Berdasarkan pernyataan tersebut, dipastikan pemilik SIM yang masa berlakunya habis sejak layanan diberhentikan sementara, pada pertengahan Maret 2020 lalu, bisa melakukan perpanjang tanpa harus membuat SIM baru.

Namun, untuk menghindari penumpukan, alangkah baiknya kalian menggunakan sistem pelayanan online. Jaringan tersebut terhubung dengan sejumlah Satpas yang terdaftar secara online tanpa terikat alamat pada KTP asal.

Daftar Satpas yang sudah terdaftar online dapat dilihat pada bagian “Daftar Satpas Online” di halaman http://sim.korlantas.polri.go.id.

Dan berikut adalah cara perpanjang SIM melalui sistem online, dikutip dari halaman resmi Korlantas Polri.

Langkah pertama yang perlu dilakukan pengemudi apabila akan perpanjang SIM secara online ialah mengakses web registrasi SIM Online di http://sim.korlantas.polri.go.id.

Lalu klik “Pendaftaran SIM Online”.

Pastikan Anda telah membaca informasi terkait perpanjang SIM, kemudian Isi data permohonan.

Isi data pribadi (masukkan NIK KTP) kemudian klik Cari dan silahkan untuk mengisi kelengkapan data pribadi dengan benar.

Memasukan kode verifikasi kemudian klik tombol kirim. Bukti registrasi perpanjang SIM akan dikirim melalui email.

Pemilik SIM melakukan pembayaran perpanjang SIM melalui BRI.

Tahap berikutnya, yaitu memilih tanggal kedatangan untuk melakukan mekanisme perpanjang SIM di Satpas yang dipilih.

Dalam melakukan perpanjang SIM, tanggal kedatangan yang dipilih tidak melewati dari tanggal habis masa berlaku SIM.

Kemudian, jangan lupa membawa persyaratan administrasi, bukti registrasi, dan bukti pembayaran ke sana. Adapun persyaratan administrasi pengajuan perpanjang SIM, yaitu sebagai berikut.

1. Kartu Tanda Penduduk asli setempat yang masih berlaku bagi Warga Negara Indonesia atau dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing.

2. SIM lama

3. Surat keterangan lulus uji keterampilan simulator

4. surat kesehatan dari dokter

5. Biaya dan Cara Pembayaran

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016, biaya PNPB perpanjang SIM adalah sebagai berikut.

SIM A dan A Umum: Rp 80.000

SIM B1 dan B1 Umum: Rp 80.000

SIM B2 dan B2 Umum: Rp 80.000

SIM C: Rp 75.000

SIM D: Rp 30.000

Namun, pendaftar akan dikenai tambahan biaya administrasi sebesar Rp 5.000 jika menggunakan layanan SIM Online.

Biaya pendaftaran itu dibayarkan melalui transaksi perbankan BRI BRIVA, baik melalui ATM maupun mobile banking.

Caranya sebagai berikut.

1. Masuk ke menu Pembayaran

BRIVA

2. Masukkan kode bayar (cek e-mail atau SMS)

Untuk daftar Satpas yang sudah bisa melayani proses perpanjang SIM secara online juga bisa diakses melalui halaman yang sama.

Ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan perpanjang tanpa harus datang ke Satpas sesuai dengan alamat KTP, namun bisa memilh Satpas terdekat dari domisilinya.