Puisi Kehidupan

Puisi Kehidupan

Puisi Kehidupan
Puisi Kehidupan

Pelupa

seusai hujan reda
kepala tak kunjung lupa
tentang sebuah kecewa
padahal hujan sudah bercerita.
tentang,

jatuh sejatuh jatuhnya
sakit sesakit sakitnya
pernahkah ia menyerah?
lantas tak mau lagi menjatuhkan diri ke bumi?

tidak,
malah sesudahnya diberi macam-macam warna
walau tak lama
seperti dunia yang hanya sementara
layaknya aku yang tak abadi
layaknya kita yang akan kembali
pulang ketempat yang suci.

Penulis : Nida NF